Jumat, 24 Oktober 2014

Pertimbangan Hadir Atau Tidak ke Pernikahan Mantan Kekasih


minggu lalu, media sosial diramaikan dengan cerita mengharukan perempuan bernama Risna. siapa dan kenapa Risna ini sebenarnya?. jadi, Risna ini adalah seorang perempuan yang berasal dari daerah sulawesi selatan, yang daerahnya menyangkut dengan pekerjaan yang aku tangani saat ini.

kisah mengharukan terjadi ketika Risna memutuskan untuk menghadiri pernikahan mantan kekasih yang pernah menghiasi harinya selama 7 tahun. tentu bukan hal mudah menghadiri pernikahan orang yang pernah menjadi kekasih kita, terlebih lagi untuk seorang perempuan. namun, ternyata Risna ingin turut mendoakan agar mantan kekasihnya itu bahagia dengan istrinya. sikap yang ikhlas sekali.

Risna yang ketika menyalami kedua mempelai menangis, sontak mengundang simpati dan rasa iba dari tamu lain yang hadir. rasa haru kemudian memenuhi acara pernikahan tersebut. semoga Risna mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik dan merupakan jodohnya yang disiapkan Tuhan untuknya.

kisah yang hampir serupa juga bisa saja terjadi di depan mataku beberapa waktu lalu. temanku, Via (tentu lagi-lagi ini bukan nama sebenarnya) mendapat undangan pernikahan dari mantan kekasihnya. yang kebetulan teman sekelas kami. nama laki-laki itu kita sebut saja Aldo.

namun, pada akhirnya baik aku ataupun Via memutuskan untuk tidak menghadiri pesta pernikahan tersebut. hal itu karena pertimbangan lokasi pernikahan cukup jauh dari tempat kami berada saat ini. 

seminggu menjelang hari pernikahan, hampir setiap hari aku menghubungi Via. memastikan ia baik-baik saja. yang pada dasarnya memang ia baik-baik saja. ia biasanya akan menjawab dengan "iam okay ma'e". dan kemudian kami akan mengobrolkan hal lain yang tidak ada kaitan dengan pernikahan.

secara kebetulan, di hari yang sama, aku dan Via menghadiri pesta pernikahan teman lama kami. jadi, aku punya kesempatan untuk melihatnya secara nyata. dan sekali lagi, Via memang BAIK-BAIK saja. mungkin aku yang terlalu berlebihan mengkhawatirkannya (haha).

sebenarnya ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan untuk menghadiri pernikahan mantan kekasih atau tidak. nih ya aku kasih tahu, ingat ini hanya menurutku saja loh ya (hehe) :

1. perasaan
yakinkah kejadian seperti Risna tidak akan terjadi dan menjadi "tontonan" orang banyak pada acara pernikahan tersebut. kalau memang dirasa tidak kuat ya sebaiknya tidak usah datang saja, mungkin akan baik untuk semuanya. aku yakin yang mengundang juga akan memakluminya. tapi, kalau memang kuat, perasaan sudah menganggap mantan kekasih sebagai teman biasa, atau dulu ketika menjalin hubungan hanya sebentar, memutuskan untuk datang tentu akan bijak. selain sebagai penghormatan atas undangannya, kehadiran juga bisa nambah-nambah pemasukan amplop yang punya hajat kan (hahaha).

2. lokasi
kalau misal masalah nomer 1 sudah terpecahkan, lokasi ya jadi bahan pertimbangan selanjutnya kan. ya kalau semisal udah nggak ada perasaan apa-apa, tapi lokasinya jau(uuuuuuuuuuu)h di ujung kulon misalnya, ya kalau nggak datang ya nggak apa-apa kan ya. atau, kalau misalnya lokasi memang memungkinkan ya tidak ada salahnya datang kan. dengan catatan memang nomor 1 sudah aman.

3. lingkungan
tidak bisa dipungkiri kan kalau kita tidak hidup sendirian di dunia ini. masalah lingkungan/kondisi sekitar/sosial kadang juga mempengaruhi pertimbangan kita. ada pula beberapa orang yang nantinya akan dengan sinis berkomentar "oh..dia nggak dateng, yaiyalah nikahan mantan. masih sayang banget kali ya". hei..buat yang komentar seperti itu, perlu kalian tahu ya, hidup kalian memang 1000 kali lebih mudah, jadi apa salahnya tidak memandang hidup orang lain sama mudahnya!. dalam hal ini, kalau memang kalian memilih untuk tidak perduli dengan nyinyiran orang sekitar, ya tentu tidak datang ke acara tersebut tidak akan membebani pikiran kalian kan.

4. perasaan sang mantan/pasangannya
pertimbangkan pula bagaimana perasaan mantan kekasihmu atau perasaan pasangannya ketika melihat anda datang. bagaimana kalau mantan anda justru mengkhawatirkan kondisi anda setelah pulang dari acara tersebut?. misalnya, apakah anda nantinya baik-baik saja atau justru sedih berkepanjangan. namun, jika anda memang memutuskan untuk hadir, siapkan mood yang baik, senyum yang tulus, hal itu tentu akan membuat mantan kekasih anda merasa bahwa anda benar-benar baik-baik aja. pertimbangkan pula perasaan pasangan anda sekarang (kalau sudah punya, hehe). minta izin kepadanya atau meminta saran tentu ada baiknya.

5. tujuan
kalau memang tujuan anda adalah memberikan selamat dan doa, silahkan datang. terlebih lagi jika memang nomor 1 sampai 4 sudah anda pertimbangkan. salah satu tujuan yang kurang baik datang ke pernikahan mantan adalah untuk pamer pasangan baru anda. yang menandakan anda sudah move on. yaa kalau memang anda sudah move on dan berniat membawa pasangan anda, tentu niat memberi doa selamat akan menjadi alasan yang baik untuk menghadiri acara tersebut.

ingat, "selain hatimu, ada hati lain yang harus kalian jaga".

hihi..maaf ya untuk Via. kamu jadi objek tulisanku kali ini. nanti aku traktir es krim spongebob deh ya, kalau aku sudah gajian tapinya ya (haha). mwaahh.

(ew).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar