pagi-pagi udah pengen ngomel-ngomel aja ini (hehe). btw, selamat hari selasa masyarakat. kali ini mau nulis tentang deretan para mantan. sebenernya ini bisa banget dialami semua orang di muka bumi ini. tapi, syaratnya tuh orang kudu punya mantan, minimal satu deh. yang semisal belum punya, ya boleh juga sih baca, kali aja buat persiapan kalo nanti punya mantan (:p).
jadi gini ceritanya. temenku, namanya Aria. bisa dibilang deket banget malahan ya sama dia. dia dulu pernah menjalin hubungan dengan seorang laki-laki, kita sebut saja Adul. ternyata dalam perjalanan kisah cinta mereka, tidak semulus permukaan lapangan ice skating ya. ini lebih mirip permukaan bulan karena banyak "jeglongan" atau "gujlugan". emm..bahasa indonesianya tuh mungkin bisa jadi lubang kali ya. intinya halangan dan hambatan.
setelah kurang lebih setahun sama-sama, akhirnya hubungan mereka kandas karena satu dan lain hal (yang bakal dijadikan bahan tulisan selanjutnya, haha). tidak lama setelah itu, si Adul ini ceritanya masih pengen keep in touch gitulah ya sama si Aria. pengen menjaga tali silaturahmi. ya secara tidak langsung karena sebelumnya mereka berteman, jadi Adul maunya selamanya mereka seperti itu.
beberapa bulan setelah putus, kita dapet kabar kalau si Adul ini akan menggelar prosesi lamaran. perempuan yang SANGAT beruntung itu adalah mantan kekasihnya dulu. namanya Selly. acara lamaran dilangsungkan bulan maret 2014 lalu. sebagai teman (bukan cuma aku), tentu pengen tahu kan kondisi si Aria gimana. apa dia baik-baik aja, apa dia sudah ikhlas, atau dia sudah move on dan menemukan laki-laki yang lebih baik dari Adul, yang mencintainya dengan cara berbeda?, dll.
ternyata sampai kurang beberapa hari lagi Adul melamar Selly, dia masih aja sms ke Aria. dengan kalimat, "are u okay Aria?, aku cuma mau memastikan kamu baik-baik saja". hell to the oooooo..pehlis deh ya kamu Adul dan laki-laki diluaran sana, deretan para mantan. berhenti mengkhawatirkan mantan kekasihmu.
kalau memang mau pergi, silahkan pergi sejauh mungkin. Aria dan perempuan-perempuan lain yang ditinggal kawin mantan pasti tidak baik-baik saja PADA AWALNYA. sekarang setelah tahu kamu (Adul dll) memilih perempuan lain untuk dinikahi, Aria dan ribuan perempuan lainnya BAIK-BAIK saja.
kami para perempuan punya cara khusus untuk melupakan dan mengikhlaskan kalian hei para lelaki. jadi, berhenti perduli dengan bertanya apa Aria baik-baik saja atau tidak. terlebih lagi kalau semua orang di dunia ini sudah tahu kapan tanggal pernikahanmu.
oke kembali ke kasus Aria. jadi, ceritanya si Aria ini memang sudah mempersiapkan hatinya dari jauh-jauh hari. bahkan ketika Aria mendapat sms dari si Adul dan menanyakan "are u okay?" itu, sebenarnya Aria justru ilfill dan males.
kepada Adul dan laki-laki lain yang punya mantan kayak Aria dan mau menikah dengan perempuan lain, males nanggepinnya bukan karena takut muncul lagi rasa yang dulu pernah ada, tapi harus dicatet, kamu itu calon suami orang. jadi, bersikaplah selayaknya calon suami orang. bukan dengan masih menghubungi mantan dan menanyakan kabar. sekali lagi, mantanmu jauh baik-baik saja jika kamu berhenti menghubunginya!. catet!.
akhirnya si Adul ini nikah sama Selly bulan Mei, sebelum puasalah intinya ya, lupa tanggal berapa. ya semoga aja si Adul udahan gitu ya mengkhawatirkan temenku, si Aria ini. FYI ya Adul, Aria baik-baik aja. bahkan sudah mencintai orang lain. jadi, silahkan jalani hidupmu dengan status barumu sebagai suami orang.
dan untuk temen-temen yang mengkhawatirkan Aria berlebihan. menganggap Aria masih berharap Adul balik lagi, kalian salah. perempuan gembrot bernama Aria ini baik-baik saja. sudah memindahkan folder yang isinya Adul ke folder memori dan mulai bikin folder baru yang isinya nama orang lain. jadi, kalau toh Aria melow atau nyampah di twitter (as always), ini bukan karena Adul.
buat mbak gembrot bernama Aria, ARE YOU OKAY?. hahaha (peace).
dan buat deretan para mantan (terutama laki-laki), kalian sudah memutuskan buat ninggalin cewek kalian, dan memilih bahagia dengan cara kalian sendiri. jadi, tolong konsisten dengan keputusan itu. jangan salahkan juga kenapa kami mantanmun ini baik-baik saja dan menjalani hidup dengan BAHAGIA. karena emang seharusnya kayak gitu kan(?). kalau memang mau berteman, ingat, pernah terjadi sesuatu antara kita, nggak akan semudah ngerendam baju yang kena noda, di bayclean, ya terus semua balik bersih dan nggak ada apa-apa lagi. semua itu butuh waktu. dan kalau memang mau perduli, ingat posisikan diri kalian dengan benar, jangan malah bikin mantan cewek kalian mikir "dulu kemana aja? terus sekarang perduli?". okay?.
sementara buat perempuannya, ya kalau emang mantannya udah jadi calon laki orang ya jangan diladenin ya kalau doi sms-sms nggak penting. ingat, calon istri mantanmu itu perempuan, sama kayak kamu. hati mereka juga sensitif loh. nggak kebayang juga kan kalau tiba-tiba kamu didatengin calon istri mantan dan dilabrak alla-alla sinetron gitu karena ketahuan masih suka berbalas pesan? (haha :p).
(ew).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar